Sabtu, 26 Maret 2011

Menyingkap Rahasia Alam Semesta

           Dan katakanlah, "Segala puji bagi Allah, dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan." (QS. An-Naml: 93)

Masyarakat zaman sekarang memperlakukan Al Quran berbeda sama sekali dengan tujuan penurunan Al Quran sebenarnya. Di dunia Islam secara umum, sedikit sekali orang yang mengetahui isi Al Quran.

Sebagian di antara mereka sering menyampul Al Quran dengan bagus dan menggantungnya pada dinding rumah, dan orang-orang tua membacanya sekali-sekali. Mereka beranggapan bahwa Al Quran melindungi pembacanya dari "kemalangan dan kesengsaraan". Menurut kepercayaan ini, Al Quran dianggap semacam jimat penangkal bala.

TEMAN SEJATI BUKAN KARENA MATERI

Makkah mulanya adalah kota kecil yang sejak dulu dikenal sebagai kota transit perdagangan. Penduduknya dikenal sangat piawai berbisnis. Dari sini lahir beberapa konglomerat multinasional pada zamannya. Berkaitan dengan sukses usaha mereka, Alloh Azza wa Jalla telah mencatatnya dalam al-Qur’an, “Karena kebiasaan orang-orang Qurasy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.” (QS. Al-Quraisy: 1-2)

Ada beberapa konglomerat yang sangat dikenal pada saat itu. Satu di antaranya adalah Khadijah, istri Rasululloh shallallahu alaihi wasalam sendiri. Modal Khadijah membengkak berlipat-ganda setelah perusahaannya dimanajeri oleh Pemuda Muhammad. Akhirnya kedua insan itu menikah. Lalu jadilah suami-istri ini dikenal luas sebagai pedagang yang sukses.

Selain Khadijah, ada lagi konglomerat sukses bernama Uqbah bin Abi Mu’ith. Ia dikenal sebagai pengusaha multinasional. Pada musim panas, ia berdagang ke negara-negara di sebelah utara (Syam). Sedangkan pada musim dingin, ia berdagang di negara-negara selatan (Yaman).

Sebagai bisnisman, Uqbah menjalin hubungan yang akrab dengan semua kolega dan relasinya. Untuk itu ia tak segan-segan untuk mengeluarkan biaya dari sakunya sendiri. Kadang mentraktir makan teman bisnisnya, tak jarang mengundang makan-makan dalam acara tasyakuran. Dalam acara ini biasanya ia mengundang para tokoh masyarakat, baik dari kalangan pengusaha maupun tokoh berpengaruh lainnya.

CINTA

Mahabbah (Cinta) Kepada ALLAH SWT


Q.S At-Taubah: 24 :



24.  Katakanlah: "Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari ALLAH dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai ALLAH mendatangkan Keputusan NYA". dan ALLAH tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Berdasarkan surat diatas kita dapat mengambil pelajaran buat kita diantaranya:

“Barang siapa mencintai ALLAH melebihi cintanya kepada segala sesuatu, maka ALLAH akan menjadikan segala sesuatu indah dalan hidupnya,

Kamis, 17 Maret 2011

PROSES MASUKNYA AL-QUR’AN KEDALAM HATI MANUSIA

    Ada tiga rintangan utama yang menghalangi masuknya pesan Al-Qur’an kedalam hati manusia. Rintangan tersebut menyebabkan pesan pesan yang disampaikan Allah melalui Al-Qur’an tidak bisa dicerna oleh fikiran dan diterima oleh hati manusia. Agar Al-Qur’an bisa dicerna oleh fikiran dan bisa meresap kedalam hati manusia maka ketiga rintangan tersebut mutlak harus dihilangkan.

Senin, 14 Maret 2011

AcaRA IMMI

Acara" yang telah dilaksanakan IMMI selama ni diantaranya yaitu :

Acara Peringatan MAulid Nabi Muhammad SAW
Acara Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW
dll
Acara" tersebut InsyaALLah akan dilaksanakan T ahunnya.